wanita terbaik
Tampilkan postingan dengan label wanita terbaik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Istri Harus Taat Pada Keputusan Suami

Tidak ada komentar:
Haruskah seorang istri taat kepada suami?
Seperti halnya khalifah yang memimpin umat islam secara keseluruhan yang memiliki kewajiban dan wewenang yang harus ditaati oleh semua umat. Islam juga mengatur kehidupan rumah tangga dengan cara yang sama, yakni harus ada seorang pemimpin yang memegang tanggung jawab dan memiliki wewenang atas jalannya rumah tangga. Dimana pemimpin dari sebuah rumah tangga adalah suami dan umatnya adalah istri dan anak. Sehingga seorang istri harus taat dan patuh kepada suami.

Dalam mengambil sebuah keputusan seorang khalifah diharuskan berkonsultasi terlebih dahulu kepada orang-orang yang berpengetahuan atau ahli syariah untuk mendengarkan opini atau pendapat para ahli. Setelah berkonsultasi dan mendengarkan pendapat-pendapat mereka, khilafah dapat mengambil sebuah keputusan yang dia nilai sebagai yang terbaik dan paling benar meskipun keputusan yang dikeluarkan bukanlah pendapat mayoritas para ahli. Hal ini karena khilafah memiliki tanggung jawab dan wewenang atas keputusan yang di ambil. Namun khilafah tidak diwajibkan untuk berkonsultasi pada mereka yang tidak memiliki pengetahuan atau kepada mereka yang hanya memiliki pengalaman tanpa memiliki pengetahuan.

Demikian juga dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami diharuskan untuk selalu berkonsultasi dan membicarakan segala hal dengan istrinya dalam upaya mencari pemecahan masalah dan mencari solusi yang berhubungan dengan jalannya rumah tangga. Walaupun pada hasilnya, keputusan mengenai rumah tangga tetap berada di tangan suami. Sehingga jika suami telah memutuskan suatu perkara A, maka istri harus taat kepada keputusan suami, selama keputusan itu merupakan tindakan yang benar dan tidak bertentangan dengan akidah islam.



Pendapat anak dapat diabaikan oleh seorang suami karena dianggap sebagai yang tidak berpengetahuan, tidak ada kewajiban bagi seorang ayah untuk mendengarkan pendapat dari anak terutama jika menyangkut masalah pendidikan dan disiplin. Sehingga mutlaklah bahwa keputusan dari suami harus ditaati oleh istri dan anak.

Walaupun memiliki hak dan wewenang mutlak untuk membuat keputusan, seorang suami harus mengedepankan syariah islam dalam keputusannya, dalam artian tidak bertentangan dengan hukum islam yang telah tertulis di Al-quran dan As-sunnah. Suami yang dalam mengambil keputusannya selalu  mengingat akidah dan syariah islam pasti akan mengambil keputusan yang baik dan bisa diterima oleh istri dan anak-anaknya.
"Istri yang taat kepada suami merupakan salah satu ciri wanita sholehah, yang kelak akan mendapatkan surga Allah Swt."
Seorang suami memiliki tanggung jawab yang besar dalam kehidupan berumah tangga, karena suami telah diperintahkan oleh Allah Swt untuk melakukan segalanya dengan kekuatan dan kemampuannya untuk dapat melindungi istri dan anak-anaknya dari api neraka. Sehingga keputusan seorang suami haruslah bisa menyelamatkan keluarganya dari ancaman siksa api neraka. Bahkan jika keputusannya itu bertentangan dengan keinginan istri dan anak-anaknya.

Allah Swt berfirman dalam At-tahrim (surat 66 ayat 6):


"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Godaan utama bagi seorang istri dalam berkeluarga adalah ketidaktaatan dan tidak hormat terhadap keputusan suaminya. Dalam hal ini Islam menekan dan mendesak seorang istri untuk dapat mengendalikan aspek kepribadiannya dan menghilangkan egoisnya dihadapan suaminya. Seorang istri tidak diperbolehkan mendikte suaminya!

Bolehkan keputusan suami tidak ditaati istri?
Seorang istri harus taat jika dan hanya jika keputusan yang diambil oleh suaminya itu memiliki kebaikan dan tidak melanggar aturan yang ada di Al-quran dan As-sunnah. Apabila yang terjadi sebaliknya yakni keputusan itu mendekati maksiat atau termasuk maksiat, maka istri diperbolehkan untuk menolak, tentunya dengan menyampaikan penolakannya secara baik-baik agar tidak menyakiti hati suami.

Seperti sabda Rasulullah Saw dalam hadist dari Ali bin Abi thalib yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim:

"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu dalam kebaikan".

Ketahuilah bahwa salah satu tanda kiamat adalah ketika seorang suami taat dan patuh kepada istri.

Jumat, 23 November 2012

Wanita Terbaik adalah Yang Menjaga Kehormatannya

1 komentar:
Wanita Terbaik adalah Yang Menjaga Kehormatannya
Perkembangan peradaban manusia membawa kehidupan seakan berubah dengan cepat, gaya hidup modern yang di bawa bangsa barat semakin cepat menyebar keseluruh pelosok dunia, Indonesia pun tak ketinggalan akan perkembangan ini. Gaya hidup yang bebas di gembor-gemborkan dalam segala aspek, sikap, perkataan, hingga model segala jenis fashion. Yang lebih parahnya sekarang ini manusia pun dipandang sangat murah oleh sebagian orang, jangankan oleh orang lain sekarang ini tidak sedikit manusia itu sendiri yang membuat dirinya murah. Tak heran, tidak sedikit sekarang wanita mudah untuk dipermainkan, seakan mereka tak menyadari akan perlu menjaga kehormatannya di muka umum.

wanita terbaik hiasan dunia, wanita solehah

Lalu apa ini yang dimaksudkan dengan kebebasan? Bukan! Bukan ini yang disebut dengan kebebasan, manusia memang memiliki kebebasan, namun tentunya dengan batasan. Jika manusia itu melebihinya maka bukan kebebasan yang dimilikinya melainkan kebablasan! Kebablasan dalam segala hal yang dapat merusak citra kehormatan namanya di muka umum.

Lalu harus bagaimana? dikhususkan bagi wanita dan laki-laki anda bisa membaca mengenai perbedaan laki-laki dan wanita dan larangan berzina. Mengapa anda ditawari membaca artikel itu? And tahukan bahwa wanita terbaik itu adalah mereka yang bisa menjaga kehormatannya, sehingga dari 2 bacaan di atas mungkin sudah cukup untuk memberikan anda bayangan dan pemahaman mengenai wanita terbaik.

Jangan anda terlalu menginginkan kebebasan hinggap menjemput kehidupan anda, sebenarnya kebebasan itu bisa jadi merupakan hal yang mengekang setiap tingkah laku anda. Anda harus dapat meyakini bahwa kebebasan bukan segalanya, dan pahamilah bahwa wanita terbaik adalah yang menjaga kehormatannya sehingga setiap tingkah lakunya akan sesuai dengan norma-norma kebaikan, mereka yang berhasil menjaga kehormatannya akan lebih disegani dan lebih dihargai. Mereka akan mendapatkan kesenangan hatinya, dan mereka akan dicintai oleh setiap jengkal makhluk di bumi dan Penciptanya.